7 Fakta menarik tentang bulan

7 Fakta menarik tentang bulan
 




Sampai sekarang bulan mempunyai daya tarik bagi para peneliti. Bulan menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Bahkan masih banyak deretan pertanyaan yang dikantongi para ilmuwan daripada jawaban yang tersedia tentang "kekasih" bumi ini. Sebelum mengulas bulan lebih jauh, simak tujuh fakta mengenai bulan yang dilansir allwomentalk.

1. Apa sih bulan itu?
Bulan bukanlah sebuah planet. Karena bulan mengitari Bumi maka disebut satelit, bukan planet. Untuk menjadi planet, maka harus mengitari matahari.

2. Berapa ukuran bulan?
Besarnya bulan adalah seperempat ukuran bumi, artinya bulan memiliki ukuran yang cukup besar. Panjang keliling bulan adalah 10.921 km, sedangkan bumi 40.075 km. Luas permukaan bulan adalah 37.9 juta kilometer persegi, sama ukurannya dengan kombinasi Rusia, Kanada dan Amerika Serikat.

3. Bulan terbuat dari apa?
Pada dasarnya, bulan terbuat dari batu - mirip bumi. Bulan memiliki jenis struktur yang sama seperti bumi. Bulan mempunyai inti, lapisan dan kerak. Lapisan permukaan tanah terdiri dari oksigen 42%, silikon 21%, besi 13%, kalsium 8%, aluminium 7%, magnesium 6% dan elemen lainnya 3%.

4. Gunung tertinggi di Bulan
Ini merupakan salah satu fakta tentang bulan yang masih diperdebatkan. Di bumi, kita mengetahui ketinggian gunung dengan cara mengukur dari permukaan laut. Karena tidak ada air di bulan, metode yang sama tidak dapat diterapkan. Apapun metode yang digunakan, kebanyakan ilmuwan setuju bahwa gunung tertinggi ukurannya di atas 5.000 meter. Umumnya, Mons Huygens dianggap gunung tertinggi di bulan.

5. Sisi gelap bulan
Dari bumi, hanya sekitar 59% bagian bulan terlihat oleh kita. Sebenarnya bulan berotasi, dan setiap sisi bulan giliran mendapat cahaya matahari. Hanya saja tidak semua bagian bulan yang mendapat cahaya matahari dapat diamati dari bumi karena bulan berevolusi mengelilingi bumi

6. Apakah ada laut di bulan?
Di bulan tidak ada laut. Meskipun manusia mencari air di bulan, sampai sekarang belum ditemukan. Di bulan hanya ada mare, yakni dataran basalt yang luas dan gelap di Bulan, dibentuk oleh pembekuan dari banjir magma karena proses erupsi vulkanik purba beberapa miliar tahun yang lalu. Dataran basalt mencakup 16% dari permukaan bulan, dan sebagian besar dari mereka berada di sisi bulan yang terlihat dari bumi.

7. Bulan tidak punya gravitasi
Salah! Ini adalah fakta lain tentang bulan yang disalahpahami. Memang ada gravitasi di bulan, jumlahnya hanya sekitar 17% dari gaya gravitasi bumi. Jika Anda memiliki berat badan 45 kg di Bumi, maka berat Anda di bulan hanya 7,6 kg di bulan. Artinya, jika Anda bisa melompat sejauh 3 meter di bumi, Anda justru bisa melompat sejauh 18 meter di bulan.

Setelah mengetahui fakta mengenai bulan, apakah Anda berpikir ingin tinggal di bulan? Apakah Anda rela merogoh cek dalam-dalam untuk berwisata ke bulan?


SUMBER
Continue Reading | komentar

Tahukah Kamu Asal-Usul Lemari Es di Dunia

Kemampuan kulkas mengawetkan makanan bukannya karena benda ini sakti, lho! Sebenarnya, lemari es mampu mengeluarkan hawa dingin di dalamnya sehingga bakteri-bakteri pembusuk tidak bisa hidup dalam bahan makanan.


http://www.didunia.net/
Asal-Usul Lemari Es di Dunia
Berabad-abad lalu, sebelum lemari es ditemukan, orang-orang Romawi kuno mengawetkan makanan menggunakan es yang mereka angkut dari puncak gunung. Duh, terbayang kan repotnya. Untuk menyimpan makanan saja harus berlelah-lelah seperti itu.

Sementara di Meksiko, suku Aztek mengawetkan makanan menggunakan salju. Caranya, mereka menggali lubang berukuran besar. Lalu, bagian dasar dan sekelilingnya mereka lapisi dengan bilahan kayu atau jerami. Setelah itu, mereka mengisikan es atau salju ke dalamnya, lalu menutupnya lagi dengan jerami. Barulah mereka meletakkan makanan, kemudian menutupnya dengan rapat.Dengan cara ini, bahan makanan jadi lebih awet.

Penyimpanan makanan dengan cara ini biasanya dilakukan orang zaman dulu ketika musim dingin tiba. Ya, di musim salju kan sama sekali tak ada buah-buahan dan sayuran yang dapat mereka makan. Soalnya, kehidupan ketika itu benar-benar bergantung pada alam. Nah, berkat kulkas tradisional itu, makanan jadi awet dan penduduk tidak kekurangan makanan.

Karena menginginkan cara yang lebih praktis, di awal abad ke-18, orang-orang pintar di Inggris mulai memikirkan membuat lemari pendingin. Mereka merancang lemari es sedemikian rupa, dengan bentuk yang sama sekali tidak sedap dipandang. Ukurannya besaaaaar..., mungkin selebar pintu rumah. Terbuat dari besi kusam dan.... uh, berat banget. Pintunya terbuat dari besi, juga tebal, dan berat.

Continue Reading | komentar

5 Senjata Tercanggih dan Paling Menakutkan di Dunia

Berakhirnya era perang dingin bukan berarti berakhirnya perlombaan pembuatan senjata-senjata yang dilakukan beberapa negara besar di dunia ini. Dengan alasan untuk mempertahankan kedaulatan wilayahnya mereka terus mengembangkan senjata berteknologi canggih dan bersifat paling menghacurkan.
Berikut adalah beberapa senjata tercanggih dan paling menghacurkan :

1. Railgun

http://www.didunia.net/
Railgun adalah senjata yang memanfaatkan prinsip yang mengakselerasikan sasaran secara elektronik dengan interval 2 buah rel logam. Senjata ini mengubah energi listrik menjadi tekanan magnetis, dan melontarkan muatan terarah ke sasaran dengan tingkat kecepatan mendekati kecepatan suara. Tembakan dari senjata ini, memiliki kekuatan yang sanggup menembus berlembar-lembar lempeng baja nikel chrome molybdenum setebal 5 cm (bila tidak memiliki masalah pada kepadatan badan peluru). Militer Amerika Serikat (AS) menguji sebuah versi Railgun pada 2008 lalu. Senjata ini dapat mempercepat kecepatan proyektil menjadi 2,4 kmh (tujuh kali kecepatan suara). Versi sempurna senjata ini akan siap antara 2020-2025 mendatang.


2. Organisme Sintetis Bio Design

Mungkin ini adalah ilmu gila Pentagon yang telah tercipta, dengan proyek yang paling radikal. DARPA mencari untuk menulis ulang hukum-hukum evolusi untuk keuntungan militer, menciptakan “organisme sintetis” yang dapat hidup selamanya – atau dapat dibunuh dengan menjentikkan saklar molekuler. DARPA mengeluarkan dana sebesar US$ 6 juta (Rp 53,7miliar) untuk proyek menciptakan mikroorganisme ‘yang diprogram hidup selamanya’. Mikro organisme ini berisi molekul yang membantu bertahan hidup, serta dapat digunakan untuk membunuh hanya dengan jentikan switch. Debut senjata ini masih belum diketahui. (Bio Design Synthetic Organisms).
DARPA jugaberencana untuk mengeluarkan $ 20.000.000 untuk menjalankan program biologi sintetis baru, dan $ 7.500.000 dikeluarkan untuk menjadi “meningkatkan beberapa dekade kecepatan yang kita urutkan.

3. Senjata Pembunuh milik China

http://www.didunia.net/
Dengan ketegangan yang telah meningkat karena angkatan laut Cina menjadi lebih agresif dalam menegaskan klaim teritorial di Laut Cina Selatan, Angkatan Laut AS tampaknya belum memiliki alasan lain selain menjadi sangat prihatin. AL China mengembangkan ‘senjata pembunuh’ yang memiliki kemampuan menarget dan menghancurkan pesawat AS. Misil balistik anti pesawat ini dapat menyerang pesawat AS pada jarak dua ribu km. Kemampuan manuver tak terprediksi misil ini membuatnya mampu menghindari radar. Debut senjata ini belum diketahui.

4. Hybrid Insect MEMS (HI-MEMS)

HI-MEMS terdiri dari setengah serangga dan setengah mesin. Pertama, sistem mikro-mekanis ditempatkan di dalam serangga selama masa metamorfosis. Serangga ini beroperasi seperti mobil remote control. HI-MEMS akan digunakan untuk mengumpulkan informasi menggunakan sensor, seperti mikrofon atau detektor gas. Debut senjata ini belum diketahui.

5. Sistem Senjata Sunyi DREAD
http://www.didunia.net/
Bayangkan pistol tanpa perlu kokang, tidak ada suara, tidak panas, mesiu, dan tidak ada penghentian atau kemacetan apapun. Sekarang bayangkan bahwa senjata ini bisa menembakkan proyektil kaliber 0,308 kaliber .50 logam secara akurat sampai dengan 8.000 fps (kaki per detik), menampilkan sebuah variabel tak terhingga dan mampu meletakkan bidang 360-derajat api. Sistem ini memiliki kemampuan menembakkan 120 ribu peluru per menit. Senjata ini sepenuhnya digerakkan listrik, bukan bubuk mesiu. Berarti senjata ini takakan bersuara dan tak akan ada panas. Debut senjata ini belum diketahui.
 
 
Continue Reading | komentar

Awalnya Unta Mahluk Kutub Es ?


Unta dikenal sebagai binatang yang hidup di daerah gurun dan kering. Namun, pada masa lalu di pertengahan era Pliosene, moyang hewan ini ternyata pernah hidup di daerah dingin, sangat dekat dengan kutub.

Fakta ini terungkap dari hasil temuan fosil unta oleh tim peneliti di Canadian Museum of Nature di Ottawa.
 
 
Tim peneliti yang dikomandani oleh paleobiolog Natalia Rybczynski berhasil menemukan fosil unta yang diperkirakan berusia 3,5 juta tahun di Pulau Ellesmere. Pulau itu terletak di bagian paling utara Kanada, Nunavut.

“Fosil ini adalah bukti pertama yang menunjukkan bahwa unta pernah hidup di daerah itu,” kata Rybczynski kepada Livescience.

“Temuan ini mengejutkan kami. Sebabnya, kita sering mengasosiasikan unta sebagai hewan yang hidup di habitat beriklim kering (arid) dan setengah kering (semi-arid),” urainya lagi.

Ada 30 buah tulang yang merupakan bagian tulang kering fosil unta yang berhasil ditemukan tim peneliti. Tulang-tulang itu kemudian diidentifikasi menggunakan metode collagen fingerprinting. Jumlah protein, bernama Kolagen Type I, yang terkandung dalam tulang tersebut dihitung.

Berdasarkan hasil analisis yang dipublikasikan pada Jurnal Nature Communications kemarin, terungkap bahwa nenek moyang unta yang ditemukan berusia 3,5 juta tahun dan ukurannya 1/3 kali lebih besar daripada unta modern yang hidup saat ini.

Rybczynski mengatakan, kondisi pada masa 3,5 juta tahun lalu memang memungkinkan bagi unta untuk bisa hidup di daerah dekat dengan kutub. Pertengahan era Pliosene itu dikenal dengan kondisinya yang hangat. Suhu global masa itu 2 - 3 derajat Celcius lebih hangat dari suhu saat ini.

Kedepannya, Rybczynski dan timnya berencana untuk meneruskan pencarian unta di daerah sekitar kutub utara. “Kami berharap bisa menemukan bukti lainnya,” kata Rybczynski.
 
 
 
 
 
 
Sumber:
Continue Reading | komentar

10 Wabah yang Membunuh Jutaan manusia


Kemajuan teknologi di bidang Biologi telah mampu memanfaatkan banyak jenis mikroorganisme untuk menghasilkan produk barang dan jasa untuk kesejahteraan manusia. Ini merupakan salah satu bidang dari rekayasa genetika. Contohnya adalah transplantasi gen menggunakan virus tertentu, atau pembuatan insulin dengan bantuan E. coli. 
Tapi tahukan Anda bahwa jaman dulu sebelum eksistensi mikroorganisme diketahui, para mikroba patogen telah menyebabkan terrenggutnya jutaan nyawa karena penyakit yang ditimbulkannya. Bahkan hingga saat ini para mikroba patogen mulai virus hingga bakteri masih tetap menimbulkan penyakit yang menggentarkan dan tak terduga. Berikut:7 Wabah yang Telah Membunuh Jutaan manusia di Dunia

1. The Black Death
The Black Death (Kematian Hitam) atau The Black Plague (Wabah Hitam), adalah salah satu pandemi paling mematikan dalam sejarah manusia. Wabah ini diperkirakan dimulai dari Asia Tengah kemudian menyebar ke Eropa sekitar tahun 1340-an. Jumlah total kematian di seluruh dunia akibat pandemi ini diperkirakan mencapai 75 juta orang! Bahkan diperkirakan kematian mencapai 20 sampai 30 juta hanya di Eropa saja. The Black Death diperkirakan telah membunuh antara sepertiga hingga dua pertiga populasi manusia di Eropa. 
Penyakit berbahaya ini disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Manusia infeksi Yersinia pestis mengalam tiga penyakit utama: pneumonia (radang paru-paru), septicemia (keracunan darah), dan pes. Tiga bentuk penyakit ini diyakini telah bertanggung jawab untuk sejumlah kematian epidemi tinggi sepanjang sejarah manusia. Kini telah diketahui secara meyakinkan bahwa malapetaka tersebut berasal dari populasi hewan di Cina. 

Baru-baru ini, Yersinia pestis telah mendapatkan perhatian serius karena bisa digunakan sebagai agen senjata biologis. Oleh CDC (Pusat Pengendalian Penyakit) Amerika Serikat telah diklasifikasikan sebagai kategori patogen A yang memerlukan perhatian penting untuk kemungkinan dimanfaatkan oleh para teroris.
 
 
2. Polio 
Polio (juga disebut poliomyelitis) adalah penyakit menular yang telah menghancurkan populasi manusia di belahan bumi Barat di paruh kedua abad ke-20. Walaupun polio telah menjangkiti manusia sejak zaman kuno, wabah yang paling luas terjadi di paruh pertama 1900-an sebelum vaksinasi dibuat oleh Jonas Salk, dan telah tersedia secara luas pada tahun 1955. 
Polio adalah penyakit kelumpuhan anggota gerak, umumnya kaki, yang disebabkan oleh virus. Sekitar 95% kasus tidak menunjukkan gejala sama sekali (polio asimtomatik). Dalam 4% – 8% kasus di mana ada gejala (disebut polio simtomatik), muncul dalam tiga bentuk:

Bentuk ringan yang, disebut polio yang gagal. Kebanyakan orang yang menderita tipe ini tidak mencurigai bahwa mereka terinfeksi penyakit polio, karena gejalanya ringan gejala mirip flu, misalnya infeksi pernafasan ringan atas, diare, demam, sakit tenggorokan, dan perasaan umum sedang sakit.

Nonparalytic polio yaitu polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan. Bentuk ini lebih serius karena berhubungan dengan meningitis aseptik. Sekitar 1% – 5% menunjukkan gejala neurologis seperti sensitivitas terhadap cahaya dan kekakuan leher.

Paralytic polio, merupakan polio yang menyebabkan kelumpuhan. Ini terjadi pada 0,1% -2% dari kasus. Penularannya dimulai dari virus yang memasuki saluran usus, masuk aliran darah, kemudian menyerang saraf. Pada polio yang gagal atau asimtomatik, virus biasanya tidak bisa melewati saluran usus. 

Virus dapat mempengaruhi saraf yang mengendalikan otot-otot di tungkai kaki dan otot-otot yang pernapasan, sehingga menyebabkan kesulitan pernapasan dan kelumpuhan pada lengan dan kaki. Infeksi yang tinggi di sumsum tulang belakang atau di otak bisa meningkatkan resiko masalah pernapasan dan menyebabkan kematian. Virus polio telah menewaskan lebih dari 10.000 orang seluruh dunia mulai 1916 hingga sekarang Penderita polio
 

3. Cacar (variola vera) 
Cacar adalah penyakit menular yang serius dan kadang-kadang fatal. Tidak ada obat khusus untuk penyakit cacar. Yang ada hanya pencegahan melalui vaksinasi. 
Ada dua bentuk klinis dari cacar. Variola mayor (besar) adalah bentuk parah dan paling umum, ditandai dengan ruam kulit yang luas dan demam tinggi. Secara historis, variola besar memiliki tingkat kematian keseluruhan sekitar 30%, namun, perdarahan yang terjadi bisa berakibat fatal. Variola minor merupakan bentuk kurang umum dari cacar. Jenis ini kurang parah, dengan angka kematian historis dari 1% atau kurang. 

Penularan terjadi melalui inhalasi (pernafasan) virus variola di udara, cairan atau lendir dari mukosa mulut, hidung, atau faring dari orang yang terinfeksi. Penularan dari satu orang ke orang lain terutama bila berdekatan dengan orang yang terinfeksi, biasanya dalam jarak sekitar 1,8 m, tetapi juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau benda yang terkontaminasi (fomites) seperti tempat tidur atau pakaian. Sangat jarang virus cacar menyebar terbawa udara dalam ruang tertutup seperti gedung, bus, dan kereta api.

Penyakit ini berasal dari Amerika Selatan pada abad ke-18 dan dari waktu membunuh lebih dari 60 juta orang. Penderita cacar variola (cacar nanah)


4. Kolera
Kolera adalah suatu infeksi usus halus yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae. Gejala utamanya adalah diare dan muntah. Penularan terutama melalui air minum atau mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi. Keparahan diare dan muntah dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Pengobatan primer dengan larutan rehidrasi oral dan jika ini tidak bisa mengatasinya maka harus dilakukan injeksi cairan elektrolit intravena. Antibiotik bisa diberikan pada pasien dengan kondisi parah. 
Diperkirakan kolera telah sering menginfeksi manusia selama berabad-abad. Laporan mengenai terjadinya wabah penyakit mirip kolera ditemukan di India sejak 1000 AD. Kolera adalah istilah berasal dari Yunani khole (penyakit dari empedu) dan kemudian pada abad ke-14 disebut colere (Perancis) dan choler (Inggris). 

Pada abad ke-17, kolera adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan gangguan pencernaan yang parah melibatkan diare dan muntah
 

5. Ebola

Virus maut ini dinamai dari nama Sungai Lembah Ebola di Republik Demokratik Kongo (dulunya Zaire), yang merupakan lokasi wabah yang ditemukan pertama kali tahun 1976, di sebuah rumah sakit misionaris yang dijalankan oleh biarawati Flemish. Kasus yang ditimbulkan virus ini sebagian besar tetap tidak jelas sampai tahun 1989, ketika wabah dipublikasikan secara luas terjadi pada beberapa monyet di Amerika Serikat. 
Tim medis dari Amerika saat menangani pasien Ebola di Congo.
Gejala yang umum adalah ruam, mata merah, cegukan, dan perdarahan internal dan eksternal yang dapat dilihat pada beberapa pasien. Ketika ruam muncul pada kulit gelap, seringkali tidak terlihat sampai ruam mulai mengelupas. Pada wanita hamil, aborsi (keguguran) dan perdarahan berat melalui vagina termasuk gejala umum Ebola. Kematian biasanya terjadi pada minggu kedua. Kematian pada korban Ebola biasanya disebabkan karena kehilangan darah dalam jumlah besar. 

Virus Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh, darah, dan jaringan dari orang yang terinfeksi. Penularan virus Ebola juga telah terjadi pada penanganan hewan atau orang yang sakit atau mati. Umumnya hewan liar yang terinfeksi adalah simpanse, gorila, monyet, kijang hutan, kelelawar buah. Penyakit ini menewaskan lebih dari 160,000 orang dari tahun 1976 hingga tahun 2000.
 
 
6. Malaria 
Malaria disebabkan oleh parasit yang disebut Plasmodium, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Dalam tubuh manusia, parasit berkembang biak dalam hati, dan kemudian menginfeksi sel darah merah. Parasit berkembang biak dalam sel darah merah, yang kemudian pecah dalam waktu 48 sampai 72 jam, lalu Plasmodium akan menginfeksi sel darah merah yang lain. Gejala pertama biasanya terjadi 10 hari sampai 4 minggu setelah infeksi, meskipun dapat juga muncul 8 hari atau atu tahun setelah infeksi. 
Penyakit ini terjadi karena masuknya sejumlah besar merozoit (tahap awal bentuk Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk) ke dalam aliran darah, sehingga terjadi anemia akibat penghancuran sel darah merah, dan masalah yang disebabkan oleh sejumlah besar hemoglobin bebas yang lepas ke dalam sirkulasi setelah pecahnya sel darah merah (sporulasi). 

Malaria karena infeksi P. falciparum, jika tidak segera diobati, dapat dengan cepat berkembang menjadi malaria berat. Gejala utama malaria berat meliputi: koma, kesulitan pernapasan yang parah, gula darah rendah, dan hemoglobin darah rendah (anemia berat). 
Hal ini didiagnosis berdasarkan adanya parasit P. falciparum dan salah satu gejala di atas dengan tidak ada penyebab jelas lainnya. Anak-anak sangat rentan karena mereka memiliki sedikit kekebalansit. 
Jika tidak diobati, malaria berat dapat menyebabkan kematian.
Hingga sekarang malaria terus membunuh orang setiap hari – tepatnya 2.800 anak setiap hari! Dan sekitar 2,7 juta orang per tahun!
 

7. Pes
Orang-orang biasanya menderita penyakit pes karena digigit oleh kutu tikus yang membawa bakteri Pasteurila pestis. Wabah ini masih terjadi di masyarakat pedesaan atau di kota-kota, terutama mereka yang biasa berhubungan dengan tikus dan kutu tikus. 
Gejala dari penyakit pes adalah demam tinggi, menggigil, sakit kepala, lemas, dan sakit pada ulu hati.
Wabah ini pernah terjadi pada tahun 1300 AD dan menewaskan lebih dari 250 juta orang!
 

8. Flu Spanyol
Pandemi influenza pada tahun 1918-1919 telah menewaskan lebih banyak orang dibandingkan dengan kematian pada Perang Dunia I (PD I), antara 20 dan 40 juta orang. Ini telah tercatat sebagai epidemi yang paling menghancurkan dalam sejarah dunia. Lebih banyak orang meninggal akibat influenza dalam satu tahun dibandingkan empat tahun wabah pes Black Death 1347-1351. 
Dikenal sebagai "Flu Spanyol", influenza dari 1918-1919 adalah bencana global. Virus ini menyerang dengan kecepatan luar biasa, sering membunuh korbannya dalam waktu beberapa jam dari tanda-tanda pertama infeksi. Penyakit ini menyebabkan infeksi sekunder pneumonia yang mematikan dan menyebabkan pendarahan tak terkendali yang memenuhi paru-paru. 

Pada awal 1990-an, 75 tahun penelitian yang dilakukan telah gagal menjawab pertanyaan mengapa flu Spanyol ini paling fatal terjadi. Sejak 1918 tidak ada virus yang mampu diisolasi. Hanya dalam waktu dua tahun virus ini menewaskan lebih dari 100 juta orang.

9. Influenza (virus RNA)
Influenza, biasa disebut sebagai flu, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae, yang bisa menyerang burung dan mamalia. Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala parah, batuk, kelemahan / kelelahan dan ketidaknyamanan umum. Influenza dapat menyebabkan mual dan muntah, terutama pada anak, tetapi gejala-gejala ini lebih sering terjadi pada gastroenteritis. Flu kadang-kadang dapat menyebabkan radang paru-paru. 
Biasanya influenza ditularkan melalui udara melalui batuk atau bersin. Influenza juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan kotoran burung atau sekret nasal (ingus), atau melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi. Virus yang telah membunuh 36.000 orang ini diperkirakan menyebar mulai tahun 1918 atau 1919 ke Asia dan Eropa melalui Afrika.
 
 
10. AIDS 
Acquired immunodeficiency syndrome sindrom (AIDS) adalah defisiensi kekebalan dapatan, merupakan penyakit pada sistem kekebalan tubuh manusia yang disebabkan oleh human immunodeficiency virus (HIV). Virus menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan tubuh rentan terhadap berbagai infeksi sekunder dan kanker. Bakteri umum, jamur, parasit, dan virus lain yang biasanya tidak menyebabkan penyakit serius pada orang dengan sistem kekebalan yang sehat, dapat menyebabkan penyakit fatal pada orang dengan AIDS. 
HIV ditemukan dalam air liur, air mata, jaringan sistem saraf dan cairan sumsum tulang belakang, darah, air mani (termasuk pra-air mani, yang merupakan cairan yang keluar sebelum ejakulasi), cairan vagina, dan payudara. Namun, hanya darah, air mani, cairan vagina, dan ASI umumnya menularkan infeksi kepada orang lain. 

Virus dapat menyebar melalui cara:
Melalui kontak seksual – termasuk seks oral, vagina, dan anal
Melalui darah – melalui transfusi darah atau jarum suntik
Dari ibu ke anak – seorang wanita hamil dapat menularkan virus ke janinnya melalui peredaran darah , atau ibu menyusui dapat mengirimkan ke bayinya melalui ASI-nya. 

Hingga sekarang belum ada obat untuk AIDS. Obat yang ada hanyalah untuk menghambat replikasi virus. Satu-satunya cara untuk tetap aman adalah mengetahui bagaimana HIV ditularkan dan bagaimana mencegah infeksi HIV.
 
 
Continue Reading | komentar

Sejarah Kacamata


Coba bayangkan jika kamu atau temanmu yang mempunyai gangguan penglihatan (minus/ plus) tidak menggunakan kacamata. Wah, pasti akan sulit yah untuk melihat benda-benda yang jauh/ dekat. Kacamata merupakan salah satu penemuan terpenting dalam sejarah kehidupan umat manusia. Seperti apa sih, asal mula ditemukanya kacamata? Yuk kita cari tahu…



Peradaban Islam telah mengenal dan menemukan lensa lebih awal tiga ratus tahun dibandingkan masyarakat Eropa. Lensa juga dikenal pada beberapa peradaban seperti Romawi, Yunani, Hellenistik dan Islam. Pada waktu itu, lensa-lensa tersebut tidak digunakan untuk perbesaran, tapi untuk pembakaran. Caranya dengan memusatkan cahaya matahari pada fokus lensa/titik api lensa.

Kacamata pertama kali ditemukan sekitar 3000 tahun yang lalu oleh bangsa di kota tua Niniwe, dimana pada waktu itu fungsinya adalah sebagai kaca pembesar. Bahan yang digunakan juga bukanlah lensa kaca melainkan batu Kristal. Perkembangan kacamata kemudian baru melesat pada abad XII di Cina dan Eropa. Ketika itu, Bangsa Yunani kuno menggunakan bola kaca berisi air sebagai kaca pembesar.

Kemudian pada tahun 1268 Roger Bacon, seorang ilmuan berkebangsaan Inggris, menemukan kacamata baca. Dan pada tahun 1300-an kacamata mulai diproduksi dengan pusat pembuatan di Venesia. Tapi kacamata saat itu belum seperti sekarang. Kualitas lensanya sederhana, dan pemakaiannya juga merepotkan. 

Berbagai macam percobaan dilakukan untuk menemukan cara terbaik dan teraman mengenakan kacamata. Ada yang memasang lempengan logam panjang yang dipasang mulai dari batang hidung hingga kebagian tengah kepala lalu turun ke bagian leher. Ada yang memasang rantai kecil pada kedua sisi kacamata dan diikatkan dibagian belakang kepala, seperti kacamata renang, ada lagi yang mengaitkan kacamata pada topi.

Ada yang ditempelkan di batang hidung sehingga si pemakainya harus terus memeganginya. Hingga pada akhirnya pada tahun 1727, tercetuslah ide untuk memasang tangkai sehingga kacamata dapat dikaitkan di telinga. Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1784 Benjamin Franklin berhasil menemukan kacamata bifokus, yang memiliki lensa cembung dan lensa cekung dalam satu bingkai. Hingga tahun 1884 masih juga dihasilkan lensa bifokus yang dibuat dari potongan-potongan, meski sudah berperekat. Barulah pada tahun 1908 dan 1910 dikenal lensa cembung cekung yang benar-benar menyatu dalam satu lensa. 


Kacamata abad 18 
Materi lensa pun turut berkembang, yang mula-mula dari kuarsa,selanjutnya dibuatlah lensa kaca. Pada tahun 1970 ditemukan lensa bahan plastik sebagai bahan lain untuk pembuatan lensa kacamata. Akhirnya semakin banyak orang yang menggunakan kacamata dan kacamatapun berkembang dengan berbagai jenis model framenya.
 
 
Continue Reading | komentar

fans page

twitter

 
EMCEYE Copyright © 2012. TEKCOMJAR™ - All Rights Reserved
Template Modify by maneduli.com Inspired EMCEYE.Inc
Proudly powered by Blogger